Mengenal Alkitab
Oleh: Pdt. Juliman Harefa
Kitab ini menyatakan perjanjian anugerah Allah
sebelum kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia ini. yang menjadi pertanyaannya
ialah apa yang merupakan perjanjian lama?
- Allah
memberikan perjanjian-Nya khusus kepada satu bangsa, yaitu keturunan
Abraham, yang kemudian disebut orang Ibrani atau bangsa Israel atau orang
Yahudi. Allah memutuskan untuk menyatakan diriNya kepada segenap umat
manusia melalui bangsa itu. Allah menentukan hal ini karena kasih-Nya
kepada mereka, bukan karena mereka lebih baik dari bangsa lain.
- Allah
berjanji kepada mereka bahwa: (a) Ia akan menjadi Allah mereka dan mereka
akan menjadi umat milik Allah sendiri; (b) Tanah kanaan (yang juga disebut
Palestina, Israel atau Yudea di Timur Tegah) akan menjadi tempat kediaman
mereka; dan (c) keturunan Abraham akan menjadi bangsa yang besar.
- Allah
menentukan cara hidup (amanat hidup) bagi mereka, dengan perkataan Nabi
Musa, Allah memberikan hukum-hukum da peraturan-peraturan kepadabangsa
Israel supaya menjadi nyata kepada semua bangsa, bahwa Allah menyatakan
diriNya melalui bangsa Israel.
Kita telah mengetahui bahwa sebelumnya anugerah Allah dalam Perjanjian
Lamaditolak oleh bangsa Israel, dalam berbagai cara bangsa Israel menolak
anugerah Allah kepada mereka:
- Mereka
tidak setia kepada Allah, dan mulai menyembah berhala dan dewa-dewi bangsa
lain
- Mereka
tidak taat kepada peraturan dan ketetapan Allah
- Mereka
lupa bahwa kedudukan mereka itu hanyalah karena kasih Allah.
Dari penjelasan di atas kita dapat mengethui bahwa Bangsa itu mulai
menyalahgunakan perintah Allah untuk memaksa Allah memberkati mereka. Ternyata
mereka tidak dapat melaksanakan segala sesuatu yang diperintahkan Allah. Karena
itu, perlulah suatu perjanjian yang baru. Yesus Kristus lahir di Israel sebagai
Yahudi. Ia menyatakan Allah secara sempurna. Iamenjadi satu-satunya jalan bagi
manusia dari semua bangsa untuk mengenal Allah dan menerima anugerah-Nya. Kedatangan
Yesus membawa perjanjian yang baru kepada manusia. Perjanjian itu dinyatakan
dalam kitab Perjanjian Baru. Untuk itu, yang merupakan perjanjian baru ialah:
1) Allah memberikan perjanjian-Nya kepada manusia
dan setiap bangsa yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai juruslamat
satu-satunya. Allah memanggil manusia untuk mengenal-Nya dengan dipersatukan
oleh iman dalam Yesus Kristus yang mati di kayu salib dan telah bangkit
kembali.
2) Allah berjanji kepada mereka bahwa: (a) Ia akan
menjadi Allah mereka dan mereka menjadi umat-Nya untuk selama-lamanya; (b) Dosa
mereka diampuni dan hidup yang kekal dianugerahkan kepada mereka; (c) mereka
dijadikan anak-anak Allah dan pewaris-pewaris-Nya.
3) Allah mengutus RohNya untuk mendiami setiap
orang yang percaya kepada Kristus, sehingga hidupnya menyatakan bahwa orang itu
mengenal Allah dan telah memperolehhidup daripada-Nya.
KITAB-KITAB PERJANJIAN LAMA
Perjanjian Lama terdiri dari tiga kelompok, yakni: Kitab Taurat (Kejadian s/d Ulangan, kitab Sejarah (Yosua s/d Ester); kitab Puisi (syair) dan kitab Hikmat (Ayub s/d Kidung Agung); kitab Nabi-nabi (Yesaya s/d Maleakhi).
1. Kitab Taurat
(Kejadian s/d Ulangan)
·
Kejadian:
Permulaan segala sesuatu; Adam dan kejatuhan manusia ke dalam dos; Nuh dan air
bah; Abraham dan keturunannya dipilih menjadi umat milik Allah; riwayat hidup
Ishak; Yakub, Yusuf dan saudara-saudaranya.
·
Keluaran:
Alah membawa keluar bangsa Israel dari Mesir, dan membebaskan bangsa itu dari
perbudakan oleh bangsa Mesir. Dengan perantaraan Musa, Allah memberikan
hukum-hukum dan peraturan-peraturan kepada umat-Nya di Gunung Sinai. Di antara
hukum-hukum itu ada hukum khusus, yakni Kesepuluh Hukum (Dasa Titah) yang
tertera dalam Keluaran 20.
·
Imamat:
Hukum Taurat dan peraturan hidup bangsa Israel, khususnya ibadat mereka (korban
persembahan) dan tugas para imam.
·
Bilangan:
Bangsa Israel didaftarkan. Cerita-cerita tentang perjalanan mereka selama 40
tahun di padang gurun.
·
Ulangan:
Pesan terakhir dari Musa yang diberikan kepada bangsa Israel sebelum memasuki
Tanah Kanaan. Dia memperingatkan mereka bagaimana Tuhan telah memimpin mereka
dan tentang hukum Allah. Dia menasehati mereka untuk selalu hidup setia kepada
Tuhan.
2. Kitab Sejarah (Yosua s/d Ester)
1. Kitab sejarah pertama (Yosua s/d 1-2 Raja-raja)
·
Yosua:
Yosua memimpin bangsa Israel masuk Tanah Kanaan dan menaklukan bangsa-bangsa
lain yang tinggal di situ.
·
Hakim-hakim:
cerita mengenai pemimpin-pemimpin perang melawan orang Kanaan- Debora, Gideon,
Jefta, Simson dll. Jika Israel menyeleweng dari jalan Tuhan, mereka kalah
terhadap musuh-musuhnya.
·
Rut:
dari zaman para Hakim; inilah cerita tentang wanita Moab yang masuk Israel dan
percaya pada Allah. Raja Daud termasuk keturunannya.
·
I dan II
Raja-raja: Sejarah bangsa Israel dari pemerintahan raja Salomo (anak Daud)
sampai pembuangan ke Babel. Sesudah raja Salomo, kerajaan pecah menjadi dua.
Kerajaan di wilayah selatan disebut Yehuda. Ibukotanya Yerusalem dan rajanya
selalu dari keturunan Daud. Kerajaan di wilayah utara disebut Israel. Ibu
kotanya Samaria. Di Kerajaan Israel sering terjadi perebutan kekuasaan, dan
kerajaan itu tidak setia kepada Tuhan.
2. Kitab sejarah kedua (1-2 Tawarikh s/d Ester)
·
I dan II
Tawarikh: Sejarah bangsa Israel dari permulaan duniasampai ke pembuangan. Di
ceritakan dengan banyak data statistic dan penjelasan-penjelasan tentang
bagaimana ketidaksetiaan mengakibatkan datangnya hukuman Tuhan atas bangsa itu.
·
Ezra dan
Nehemia: kedua tokoh ini memimpin orang Yahudi pulang ke Kanaan dari pembuangan
di Babel. Bait Allah dankota Yerusalem dibangun kembali. Pada zaman itu,
bernubuatlah nabi-nabi terakhir dalam PL. Sesudah itu tidak ada firman dari Tuhan
selama 400 tahun yaitu sampai datangnya Yohanes Pembaptis.
·
Ester:
Cerita tentang seorang wanita Israel yang menjadi istri raja Persia. Dengan
demikian ia dapat menyelamatkan bangsanya dari niat sadis seorang bangsawan
Persia, yang bertekad membantai musnah mereka semua. Walaupun tidak disebut
nama Allah dalamkitab ini, jelas sekali bahwa Allah yang mengatur segala
sesuatu sehingga umat-Nya dapat selamat.
3. Kitab Puisi/Syair dan Kitab Hikmat (Ayub s/d
Kidung Agung)
·
Ayub:
Masalah penderitaan dibahas dari sudut kasus Ayub. Penderitaan tidak selamanya
sebagai hukuman akibat dari dosa. Ayub tidak berbuat dosa, tapi sangat
menderita. Iman Ayub diuji dan ternyata ia tahan uji.
·
Mazmur:
Kitab yang paling panjang di seluruh Alkitab (150 pasal). Kitab ini berisi nyanyian
dan doa, karangan raja Daud dan pemazmur lainnya. sebagian dipakai dalam ibadah
Bait Suci. Sebagian adalah ungkapan dari kehidupan pribadi pemazmur. Jika kita
berada dalam keadaan yang bagaimanapun, ada mazmur yang cocok untuk doa dan
ibadah kita, bahkan yang akan menguatkankita. Mazmur-mazmur dipakai dalam
gereja segala abad untuk memuliakan nama Allah.
·
Amsal:
Nasihat yang sangat praktis dan bijaksana untuk diterapkan dalam hidup
sehari-hari. Inilah hikmat Allah bagi kita supaya kita mengerti bagaimana
seharusnya kita hidup di dunia ini.
·
Pengkhotbah:
penulisan kitab inimenyebut dirinya Pengkhotbah. Ia menyelidiki beberapa cara
hidup manusiaguna menentukan mana yang paling memuaskan. Ternyata semua cara
hidup yang tanpa takut akan Tuhan adalah
mutlah sia-sia.
·
Kidung
Agung: lagu cinta: cinta wanita sederhana dengan seorang raja. Kidung ini
sering ditafsirkan sebagai kiasan hubungan jemaat dengan Yesus Kristus (bnd Ef
5:21-33).
4. Kitab Nabi-nabi (Yes s/d Mal)
1. Kitab
nabi-nabi besar (Yesaya s/d Daniel)
- Yesaya:
Yesaya hidup pada zaman raja Uzin s/d zaman raja Hizkia di Yehuda (740-687
sM, lih 2 Taw 26-32). Yesaya bernubuat tetang hukuman Tuhan terhadap
Yehuda karena dosa mereka, tapi juga mengenai rahmat Allah yang akan
dinyatakan kemudian. Biasanya buku ini dibagi dua:
- Ps 1 s/d ps 39 : Pada umumnya nubuat tentang hukuman sampai
pembuangan di Babel.
- Ps 40 s/d ps 66: nubuat tentang periode sesudah pembuangan
itu, ketika bangsa Yahudi kembali ke tanah perjanjian. Berkat, rahmat
dan kasih Allah dibicarakan khususnya dalam kedatangan seorang hamba
Tuhan yang akan menderita (ps 53). Nubuat-nubuat ini digenapi dengan
kedatangan Yesus Kristus.
- Yeremia:
Yeremia hidup pada zaman terakhir kerajaanYehuda sampai periode pembuangan
(Ik 621-580 sM; 2 Taw 34-36). Yeremia bukan hanya membawa firman Allah
kepada bangsanya, tapi juga menderita bersama merek walaupun diancam oleh
mereka, Yeremia juga bernubuat tentang ‘perjanjian baru’ yang akan
diadakan Allah dengan umat-Nya
(khususnya ps 31). Ia dibawa ke Mesir dan matidi situ.
- Ratapan:
Nyanyian duka ini mengenai keruntuhan Yerusalem, dan barangkali ditulis
oleh Yeremia.
- Yehezkiel:
Nabi ini hidup di Babel di antara orang-orang buangan sebangsanya dari
Yehuda. Di situlah ia mendapat penglihatan tentang kemuliaan Tuhan dan
rencana-Nya untuk masa depan bangsa Yehuda.Yehezkiel juga menyampaikan
Firman Tuhan kepada orang-orang Yehuda yang masih hidup dalam dosa dan
tidak mau bertobat.
- Daniel:
Inilah pengalaman seorang bangsawan di Babel pada masa pembuangan. Ia
menjadi pembesar di istana Kaisar, tapi ia tetap setia kepada Tuhan. Tuhan
memberikan kepadanya pengihatan-penglihatan tentang sejarah umat Allah
selanjutnya sampai kedatangan Yesus dan kerajaan-Nya.
2. Kitab nabi-nabi kecil(Yoel s/d Maleakhi)
- Yoel:
Nabi ini menghimbauorang Yehuda supaya segera bertobat, kalau tidak,
hukuman Tuhan akan diatuhkan atas mereka. Kitab Yoel juga memuat nubuat
tentang zaman baru perbutan Allah yang digenapi pada hari Pentakosta (2:18-32) dan
menjadi nas untuk khotbah Petrus pada hari itu. (Lih Kis. 2:14-36).
Barangkali Yoel hidup pada zaman raja Ahas (732-716 sM; 2 Raj 16).
- Amos:
Amos, gembala yang di panggil menjadi nabi di Israel pada zaman Yerobeam.
Ia bernubuat tentang hukuman Allah atas semua bangsa yang tidak berpikir
kemanusiaan dan tidak adil. Amos khususnya menekankan bahwa jika Israel
berdosa, mereka juga akan di hukum (781-753 sM; 2 Raj 14).
- Obaja:
Nubuat tentang murka Allah terhadap Edom (keturunan Esau) yang melawan
Yehuda. Zamannya kitab ini ditulis tidak diketahui.
- Yunus:
memuat peristiwa tentang seorang nabi yang melarikan diri dari hadirat
Allah dan dari tugas yang di
percayakan Alah kepadanya. Tugas itu ialah menyampaikan Firman Allah
kepada bangsa asing orang Niniwe. Bangsa itu bertobat karena khotbah
Yunus, dan Allah tidak membinasakan mereka. Yunus sendiri harus dididik
tentang rahmat dan kasih sayang Tuhan (abad 8 sM; liht 2 Raja-raja 14-25).
- Mikha:
Nabi ini menghimbau Israel dan Yehuda untuk bertobat. Dalam Mikha
dinubuatkan juga kedatangan Mesias (Yesus Kristus). Waktunya sama dengan
pelayanan Yesaya.
- Nahum:
Nubuat tentang hukuman Allah atas Niniwe. Walaupun mereka bertobat karena
pelayanan Yunus, toh mereka berbuat dosa lagi. Akibatnya. Kota itu
diruntuhkan pada tahun 612 sM.
- Habakuk:
Nabi ini menanyakan apakah Allah adil? Mengapa Allah memakai angsayang
jahat sekali menjadi alat-Nya menghukum bangsa Israel? Habakuk
mempercayakan diri dan hidup bangsanya ke dalam tangan Tuhan dengan
keyakinan, bahwa Allah akan menyatakan keadilan-Nya pada waktu yang tepat.
Dugaan, kitab ini ditulis pada zaman raja Manasye(687-641 sM; 2 Raj 21).
- Zefanya:
peringatan bawa Hari Tuhan (hari penghakiman) sudah mendekat. Kitab ini
dari zaman raja Yosia (640-609 sM; 2 Raj 22).
- Hagai,
Zakharia, Maleakhi: Nabi-nabi ini melayani sesudah prang Yahudi pulang
dari pembuangan di Babel (dari 537 sM). Mereka mendorong bangsa itu untuk membangun
kembali Bait Suci, memuliakan dan menghormati Tuhan, dan supaya hidup
sesuai dengan firman-Nya. Latar belakang nubuat ini disajikan dalam Ezr
dan Nehemia.
Sesudah nabi-nabi ini tidak ada lagi firman
Tuhan kepada orang Yahudi sampai kedatangan Yohanes Pembaptis.
KITAB-KITAB PERJANJIAN BARU
Perjanjian
Baru terdiri dari atas lima kelompok, yakni: 1. Injil (Mat. s/d Yoh); 2.
Sejarah (Kis); 3. Surat Rasul Paulus (Rm s/d Filemon); 4. Surat Umum (Yak s/d
Yoh); 5. Nubuat (Wahyu).
1. Kitab Injil (Mat s/d Yoh)
‘Injil’ berarti kabar baik. Yesus sendiri
menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Ia adalah Injil itu. Kitab-kitab
Injil berisi kabar baik dari Allah untuk manusia, yaitu bahwa Yesus Kristus,
satu-satunya Juruselamat manusia, telah datang. Perjanjian Baru dimulai dengan
4 kitab Injil: Kedatangan Yesus kristus dilihat dari empat sudut pandangan yang
berbeda-beda.
·
Matius:
Kabar baik tentang Yesus sebagai Mesias yang menggenapi PL, Injil ini disusun
menurut tema (tidak selalu kronologis) supaya mudah dipakai untuk mengajar.
·
Markus:
Injil yang pertama ditulis; barangkali berdasarkan pengalaman rasul Petrus.
Markus menjelaskan mengapa Yesus, anak Allah dan Mesias, harusmati di kayu
salib.
·
Lukas:
Yesus, Anak manusia, menjadi Juruselamat bagi semua bangsa. Injil ini bermula
dan berakhir di Yerusalem sebagai persiapan untuk penyebaran Injil ke segenap
penyebaran Injil ke segenap penjuru dunia.
·
Yohanes:
Injil ini mulai di sorga dengan firman Allah (Yesus), kekal, setara dan berama
dengan Allah. Makna kedatangan Yesus sebagai manusia dijelaskan supaya pembaca
menjadi percaya (20: 30,31).
2. Kitab Sejarah (Kis)
KisahPara
Rasul: Lanjutan dari Luk. Kitab ini menceritakan perkembangan gereja mula-mula
di Yerusalem pada hari Pentakosta (ketika Roh Kudus dicurahkan kepada
murid-murid Yesus) sampai rasul Paulus (sebagai rasul kepada orang bukan
Yahudi) masuk penjara di Roma, ibu kota dunia kafir.
1.
Surat-surat Rasul (Rm s/d Flm)
·
Roma:
penjelasan yang lengkap dan teratur tentang Injil yang diberitakan rasul
Paulus. Surat ini sering dipakai Tuhan untuk membawa gereja kembali kepada
Injil yang sebenarnya (Mis dalam kehidupanMartin Luther).
·
I dan II
Korintus: Nasihat kepada jemaat yang menghadapi banyak soal, karena jemaat itu
kurang mengerti bagaimana Injil harus diterapkan dalam hidup sehari-hari.
·
Galatia:
menelanjangi ajaran palsu yang mengacaukan jemaat-jemaat Galatia.ada orang
Kristen Yahudi yang mengajarkan, bahwa orang hanya diselamatkan kalau percaya
kepada Yesus serta menuruti seluruh hukum Taurat (khususnya sunat). Paulus
menekankan bahw kita diselamatkan hanyalah oleh iman kepada Yesus Kristus saja,
dan tidak ada syarat lain.
·
Efesus:
Memuat rencana penyelamatan Allah atau orang bukan Yahudi, dengan mempersatukan
mereka (bersama semua orang percaya akan Yesus Kristus) dalam satu gereja,
yaitu tubuh Kristus. Juga menyajikan petunjuk-petunjuk.
·
Filipi:
Surat ini dikirimkan rasul Paulus dari penjara sebagai ucapan terima kasihnya
kepada jemaat yang memberi sumbangan kepadanya. Pada saat itu Paulus tidak tahu
apakah ia akan dibebaskan atau dihukum mati. Tapi ia menjelaskan bahwa hidup
atau mati, hanya satulah tujuan hidupnya, yaitu mengenal Allah dalam Yesus
Kristus dan berkenan kepada-Nya.
·
Kolose:
Kemuliaan Yesus Kristus, kepada Gereja, jauh melebihi semua penguasa lain.
Itulah tema suarat ini. kita disuruh mengarahkan pikiran kepada Kristus yang di
sorga.
·
I dan II
Tesalonika: kedua suratini dikirim tak lama sesudah Paulus menginjili jemaat
Tesalonika. Maksudnyauntuk memperbaiki kesalahpahaman mereka, khusunya mengenai
kedatangan Yesus kembali dan kebangkitan orang mati.
·
I dan II
Timotius dan Titus: surat-surat ini dikirimkan kepada dua orang yang mewakili
Paulus dalam pelayanan beberapa gereja. Paulus menuliskan petunjuk-petunjuk pelayanan untuk mereka;
untuk menguatkan iman, meningkatkan bakti dan kesetiaan mereka, sehingga ajaran
yang benar diturunkan kepada generasi mendatang.surat-surat ini juga disebut
‘Surat Pengembalan’.
·
Filemon:
Surat kepada orang Kristen di Kolose, dengan maksud meminta orang itu menerima
kembali budaknya, Onesimus, yang melarikan diri ke Roma dan di situ menjadi
Kristen.
3. Surat Umum (Ibr s/d Yud)
Surat-surat
ini dinamakan ‘Surat Umum’ Karena tidak dialamatkan kepada gereja atau orang
tertentu. Bukan Paulus yang menulis surat-surat ini.
·
Ibrani:
Surat kepada orang Kristen Yahudi yang karena penganiayaan mau murtad dan
kembali mmeluk agama Yahudi. Penyataan Allah dalm PL, supaya kemuliaan dan
kelengkapan Injil ternyata dengan jelas.
·
Yakobus:
Nasihat untuk hidup sehari-hari. Surat ini menekankan bahwa iman kita harus
kita nyatakan dengan cara hidup yang baik.
·
I dan II
Petrus: Petrus mengirimkan kedua surat ini kepada orang Kristen yang mulai
mengalami penderitaan sebagai akibat dari imannya. Ia menasihatkan mereka untuk
mengikuti teladan Yesus yang juga menderita, kendati Ia mutlak tidak berdosa.
·
I
Yohanes: Surat ini menekankan bahwa dosa sangat bertentangan dengan pengakuan
bahwa kita mengenal Allah dalam Yesus Kristus. Tidak ada hubungan antara terang
dan gelap. Jika kita mengasihi Allah, maka kita akan mengasihi saudara-saudara
kita. Ditulis agar orang percaya tahu bahwa mereka diselamatkan.
·
II dan
III Yohanes: Kedua surat pendek ini dikirimkan kepada jemaat yang dikacaukan
oleh pembawa ajaran palsu.
·
Yudas:
Peringatan keras supaya kita tetap setia kepada Tuhan.
· Wahyu:
Kitab ini memakai kiasan dari PL untuk menjelaskan latar belakang perjalanan dunia ini. Yesus Kristus-lah yang
menjadi Raja dunia dan kemenangan Allah terjamin. Kehendak Allah akan terjadi.
Semua kuasa kegelapan, serta segala sesuatu yang bersifat dosa, akan
dibinasakan. Orang Kristen akan selama-lamanya bersama dengan Tuhan di bumi dan
disorga yang baru. Wahyu ditulis untuk menguatkan iman orang Kristen yang
dianiaya.