Mengenal Alkitab

 

Oleh: Pdt. Juliman Harefa

Alkitab terdiri dari 66 kitab, yang dimana terdiri dari 2 perjanjianyaitu Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB). Kitab PL terdiri dari 39 kitab dan kitab PB terdiri dari 27 kitab. 

Kitab Perjanjian Lama

Kitab ini menyatakan perjanjian anugerah Allah sebelum kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia ini. yang menjadi pertanyaannya ialah apa yang merupakan perjanjian lama?

  1. Allah memberikan perjanjian-Nya khusus kepada satu bangsa, yaitu keturunan Abraham, yang kemudian disebut orang Ibrani atau bangsa Israel atau orang Yahudi. Allah memutuskan untuk menyatakan diriNya kepada segenap umat manusia melalui bangsa itu. Allah menentukan hal ini karena kasih-Nya kepada mereka, bukan karena mereka lebih baik dari bangsa lain.
  2. Allah berjanji kepada mereka bahwa: (a) Ia akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat milik Allah sendiri; (b) Tanah kanaan (yang juga disebut Palestina, Israel atau Yudea di Timur Tegah) akan menjadi tempat kediaman mereka; dan (c) keturunan Abraham akan menjadi bangsa yang besar.
  3. Allah menentukan cara hidup (amanat hidup) bagi mereka, dengan perkataan Nabi Musa, Allah memberikan hukum-hukum da peraturan-peraturan kepadabangsa Israel supaya menjadi nyata kepada semua bangsa, bahwa Allah menyatakan diriNya melalui bangsa Israel.

 

Kitab Perjanjian Baru

             Kita telah mengetahui bahwa sebelumnya anugerah Allah dalam Perjanjian Lamaditolak oleh bangsa Israel, dalam berbagai cara bangsa Israel menolak anugerah Allah kepada mereka:

  1. Mereka tidak setia kepada Allah, dan mulai menyembah berhala dan dewa-dewi bangsa lain
  2. Mereka tidak taat kepada peraturan dan ketetapan Allah
  3. Mereka lupa bahwa kedudukan mereka itu hanyalah karena kasih Allah.

        Dari penjelasan di atas kita dapat mengethui bahwa Bangsa itu mulai menyalahgunakan perintah Allah untuk memaksa Allah memberkati mereka. Ternyata mereka tidak dapat melaksanakan segala sesuatu yang diperintahkan Allah. Karena itu, perlulah suatu perjanjian yang baru. Yesus Kristus lahir di Israel sebagai Yahudi. Ia menyatakan Allah secara sempurna. Iamenjadi satu-satunya jalan bagi manusia dari semua bangsa untuk mengenal Allah dan menerima anugerah-Nya. Kedatangan Yesus membawa perjanjian yang baru kepada manusia. Perjanjian itu dinyatakan dalam kitab Perjanjian Baru. Untuk itu, yang merupakan perjanjian baru ialah:

1)      Allah memberikan perjanjian-Nya kepada manusia dan setiap bangsa yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai juruslamat satu-satunya. Allah memanggil manusia untuk mengenal-Nya dengan dipersatukan oleh iman dalam Yesus Kristus yang mati di kayu salib dan telah bangkit kembali.

2)      Allah berjanji kepada mereka bahwa: (a) Ia akan menjadi Allah mereka dan mereka menjadi umat-Nya untuk selama-lamanya; (b) Dosa mereka diampuni dan hidup yang kekal dianugerahkan kepada mereka; (c) mereka dijadikan anak-anak Allah dan pewaris-pewaris-Nya.

3)   Allah mengutus RohNya untuk mendiami setiap orang yang percaya kepada Kristus, sehingga hidupnya menyatakan bahwa orang itu mengenal Allah dan telah memperolehhidup daripada-Nya.

 

KITAB-KITAB PERJANJIAN LAMA

Perjanjian Lama terdiri dari tiga kelompok, yakni: Kitab Taurat (Kejadian s/d Ulangan, kitab Sejarah (Yosua s/d Ester); kitab Puisi (syair) dan kitab Hikmat (Ayub s/d Kidung Agung); kitab Nabi-nabi (Yesaya s/d Maleakhi).

1. Kitab Taurat  (Kejadian s/d Ulangan)

·         Kejadian: Permulaan segala sesuatu; Adam dan kejatuhan manusia ke dalam dos; Nuh dan air bah; Abraham dan keturunannya dipilih menjadi umat milik Allah; riwayat hidup Ishak; Yakub, Yusuf dan saudara-saudaranya.

·         Keluaran: Alah membawa keluar bangsa Israel dari Mesir, dan membebaskan bangsa itu dari perbudakan oleh bangsa Mesir. Dengan perantaraan Musa, Allah memberikan hukum-hukum dan peraturan-peraturan kepada umat-Nya di Gunung Sinai. Di antara hukum-hukum itu ada hukum khusus, yakni Kesepuluh Hukum (Dasa Titah) yang tertera dalam Keluaran 20.

·         Imamat: Hukum Taurat dan peraturan hidup bangsa Israel, khususnya ibadat mereka (korban persembahan) dan tugas para imam.

·         Bilangan: Bangsa Israel didaftarkan. Cerita-cerita tentang perjalanan mereka selama 40 tahun di padang gurun.

·         Ulangan: Pesan terakhir dari Musa yang diberikan kepada bangsa Israel sebelum memasuki Tanah Kanaan. Dia memperingatkan mereka bagaimana Tuhan telah memimpin mereka dan tentang hukum Allah. Dia menasehati mereka untuk selalu hidup setia kepada Tuhan.

 

2. Kitab Sejarah (Yosua s/d Ester)

 1.  Kitab sejarah pertama (Yosua s/d 1-2 Raja-raja)

·         Yosua: Yosua memimpin bangsa Israel masuk Tanah Kanaan dan menaklukan bangsa-bangsa lain yang tinggal di situ.

·         Hakim-hakim: cerita mengenai pemimpin-pemimpin perang melawan orang Kanaan- Debora, Gideon, Jefta, Simson dll. Jika Israel menyeleweng dari jalan Tuhan, mereka kalah terhadap musuh-musuhnya.

·         Rut: dari zaman para Hakim; inilah cerita tentang wanita Moab yang masuk Israel dan percaya pada Allah. Raja Daud termasuk keturunannya.

·         I dan II Raja-raja: Sejarah bangsa Israel dari pemerintahan raja Salomo (anak Daud) sampai pembuangan ke Babel. Sesudah raja Salomo, kerajaan pecah menjadi dua. Kerajaan di wilayah selatan disebut Yehuda. Ibukotanya Yerusalem dan rajanya selalu dari keturunan Daud. Kerajaan di wilayah utara disebut Israel. Ibu kotanya Samaria. Di Kerajaan Israel sering terjadi perebutan kekuasaan, dan kerajaan itu tidak setia kepada Tuhan.

 

2. Kitab sejarah kedua (1-2 Tawarikh s/d Ester)

 

·         I dan II Tawarikh: Sejarah bangsa Israel dari permulaan duniasampai ke pembuangan. Di ceritakan dengan banyak data statistic dan penjelasan-penjelasan tentang bagaimana ketidaksetiaan mengakibatkan datangnya hukuman Tuhan atas bangsa itu.

·         Ezra dan Nehemia: kedua tokoh ini memimpin orang Yahudi pulang ke Kanaan dari pembuangan di Babel. Bait Allah dankota Yerusalem dibangun kembali. Pada zaman itu, bernubuatlah nabi-nabi terakhir dalam PL. Sesudah itu tidak ada firman dari Tuhan selama 400 tahun yaitu sampai datangnya Yohanes Pembaptis.

·         Ester: Cerita tentang seorang wanita Israel yang menjadi istri raja Persia. Dengan demikian ia dapat menyelamatkan bangsanya dari niat sadis seorang bangsawan Persia, yang bertekad membantai musnah mereka semua. Walaupun tidak disebut nama Allah dalamkitab ini, jelas sekali bahwa Allah yang mengatur segala sesuatu sehingga umat-Nya dapat selamat.

 

3. Kitab Puisi/Syair dan Kitab Hikmat (Ayub s/d Kidung Agung)

 

·         Ayub: Masalah penderitaan dibahas dari sudut kasus Ayub. Penderitaan tidak selamanya sebagai hukuman akibat dari dosa. Ayub tidak berbuat dosa, tapi sangat menderita. Iman Ayub diuji dan ternyata ia tahan uji.

·         Mazmur: Kitab yang paling panjang di seluruh Alkitab (150 pasal). Kitab ini berisi nyanyian dan doa, karangan raja Daud dan pemazmur lainnya. sebagian dipakai dalam ibadah Bait Suci. Sebagian adalah ungkapan dari kehidupan pribadi pemazmur. Jika kita berada dalam keadaan yang bagaimanapun, ada mazmur yang cocok untuk doa dan ibadah kita, bahkan yang akan menguatkankita. Mazmur-mazmur dipakai dalam gereja segala abad untuk memuliakan nama Allah.

·         Amsal: Nasihat yang sangat praktis dan bijaksana untuk diterapkan dalam hidup sehari-hari. Inilah hikmat Allah bagi kita supaya kita mengerti bagaimana seharusnya kita hidup di dunia ini.

·         Pengkhotbah: penulisan kitab inimenyebut dirinya Pengkhotbah. Ia menyelidiki beberapa cara hidup manusiaguna menentukan mana yang paling memuaskan. Ternyata semua cara hidup yang tanpa takut akan Tuhan adalah mutlah sia-sia.

·         Kidung Agung: lagu cinta: cinta wanita sederhana dengan seorang raja. Kidung ini sering ditafsirkan sebagai kiasan hubungan jemaat dengan Yesus Kristus (bnd Ef 5:21-33).

 

4. Kitab Nabi-nabi (Yes s/d Mal)

 

1. Kitab nabi-nabi besar (Yesaya s/d Daniel)

  • Yesaya: Yesaya hidup pada zaman raja Uzin s/d zaman raja Hizkia di Yehuda (740-687 sM, lih 2 Taw 26-32). Yesaya bernubuat tetang hukuman Tuhan terhadap Yehuda karena dosa mereka, tapi juga mengenai rahmat Allah yang akan dinyatakan kemudian. Biasanya buku ini dibagi dua:
      • Ps 1 s/d ps 39 : Pada umumnya nubuat tentang hukuman sampai pembuangan di Babel.
      • Ps 40 s/d ps 66: nubuat tentang periode sesudah pembuangan itu, ketika bangsa Yahudi kembali ke tanah perjanjian. Berkat, rahmat dan kasih Allah dibicarakan khususnya dalam kedatangan seorang hamba Tuhan yang akan menderita (ps 53). Nubuat-nubuat ini digenapi dengan kedatangan Yesus Kristus.
  • Yeremia: Yeremia hidup pada zaman terakhir kerajaanYehuda sampai periode pembuangan (Ik 621-580 sM; 2 Taw 34-36). Yeremia bukan hanya membawa firman Allah kepada bangsanya, tapi juga menderita bersama merek walaupun diancam oleh mereka, Yeremia juga bernubuat tentang ‘perjanjian baru’ yang akan diadakan Allah dengan umat-Nya  (khususnya ps 31). Ia dibawa ke Mesir dan matidi situ.
  • Ratapan: Nyanyian duka ini mengenai keruntuhan Yerusalem, dan barangkali ditulis oleh Yeremia.
  • Yehezkiel: Nabi ini hidup di Babel di antara orang-orang buangan sebangsanya dari Yehuda. Di situlah ia mendapat penglihatan tentang kemuliaan Tuhan dan rencana-Nya untuk masa depan bangsa Yehuda.Yehezkiel juga menyampaikan Firman Tuhan kepada orang-orang Yehuda yang masih hidup dalam dosa dan tidak mau bertobat.
  • Daniel: Inilah pengalaman seorang bangsawan di Babel pada masa pembuangan. Ia menjadi pembesar di istana Kaisar, tapi ia tetap setia kepada Tuhan. Tuhan memberikan kepadanya pengihatan-penglihatan tentang sejarah umat Allah selanjutnya sampai kedatangan Yesus dan kerajaan-Nya.

 

2. Kitab nabi-nabi kecil(Yoel s/d Maleakhi)

  • Yoel: Nabi ini menghimbauorang Yehuda supaya segera bertobat, kalau tidak, hukuman Tuhan akan diatuhkan atas mereka. Kitab Yoel juga memuat nubuat tentang zaman baru perbutan Allah yang digenapi  pada hari Pentakosta (2:18-32) dan menjadi nas untuk khotbah Petrus pada hari itu. (Lih Kis. 2:14-36). Barangkali Yoel hidup pada zaman raja Ahas (732-716 sM; 2 Raj 16).
  • Amos: Amos, gembala yang di panggil menjadi nabi di Israel pada zaman Yerobeam. Ia bernubuat tentang hukuman Allah atas semua bangsa yang tidak berpikir kemanusiaan dan tidak adil. Amos khususnya menekankan bahwa jika Israel berdosa, mereka juga akan di hukum (781-753 sM; 2 Raj 14).
  • Obaja: Nubuat tentang murka Allah terhadap Edom (keturunan Esau) yang melawan Yehuda. Zamannya kitab ini ditulis tidak diketahui.
  • Yunus: memuat peristiwa tentang seorang nabi yang melarikan diri dari hadirat Allah  dan dari tugas yang di percayakan Alah kepadanya. Tugas itu ialah menyampaikan Firman Allah kepada bangsa asing orang Niniwe. Bangsa itu bertobat karena khotbah Yunus, dan Allah tidak membinasakan mereka. Yunus sendiri harus dididik tentang rahmat dan kasih sayang Tuhan (abad 8 sM; liht 2 Raja-raja 14-25).
  • Mikha: Nabi ini menghimbau Israel dan Yehuda untuk bertobat. Dalam Mikha dinubuatkan juga kedatangan Mesias (Yesus Kristus). Waktunya sama dengan pelayanan Yesaya.
  • Nahum: Nubuat tentang hukuman Allah atas Niniwe. Walaupun mereka bertobat karena pelayanan Yunus, toh mereka berbuat dosa lagi. Akibatnya. Kota itu diruntuhkan pada tahun 612 sM.
  • Habakuk: Nabi ini menanyakan apakah Allah adil? Mengapa Allah memakai angsayang jahat sekali menjadi alat-Nya menghukum bangsa Israel? Habakuk mempercayakan diri dan hidup bangsanya ke dalam tangan Tuhan dengan keyakinan, bahwa Allah akan menyatakan keadilan-Nya pada waktu yang tepat. Dugaan, kitab ini ditulis pada zaman raja Manasye(687-641 sM; 2 Raj 21).
  • Zefanya: peringatan bawa Hari Tuhan (hari penghakiman) sudah mendekat. Kitab ini dari zaman raja Yosia (640-609 sM; 2 Raj 22).
  • Hagai, Zakharia, Maleakhi: Nabi-nabi ini melayani sesudah prang Yahudi pulang dari pembuangan di Babel (dari 537 sM). Mereka  mendorong bangsa itu untuk membangun kembali Bait Suci, memuliakan dan menghormati Tuhan, dan supaya hidup sesuai dengan firman-Nya. Latar belakang nubuat ini disajikan dalam Ezr dan Nehemia.

Sesudah nabi-nabi ini tidak ada lagi firman Tuhan kepada orang Yahudi sampai kedatangan Yohanes Pembaptis.

 

KITAB-KITAB PERJANJIAN BARU

Perjanjian Baru terdiri dari atas lima kelompok, yakni: 1. Injil (Mat. s/d Yoh); 2. Sejarah (Kis); 3. Surat Rasul Paulus (Rm s/d Filemon); 4. Surat Umum (Yak s/d Yoh); 5. Nubuat (Wahyu).

1. Kitab Injil (Mat s/d Yoh)

 

‘Injil’ berarti kabar baik. Yesus sendiri menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Ia adalah Injil itu. Kitab-kitab Injil berisi kabar baik dari Allah untuk manusia, yaitu bahwa Yesus Kristus, satu-satunya Juruselamat manusia, telah datang. Perjanjian Baru dimulai dengan 4 kitab Injil: Kedatangan Yesus kristus dilihat dari empat sudut pandangan yang berbeda-beda.    

·         Matius: Kabar baik tentang Yesus sebagai Mesias yang menggenapi PL, Injil ini disusun menurut tema (tidak selalu kronologis) supaya mudah dipakai untuk mengajar.

·         Markus: Injil yang pertama ditulis; barangkali berdasarkan pengalaman rasul Petrus. Markus menjelaskan mengapa Yesus, anak Allah dan Mesias, harusmati di kayu salib.

·         Lukas: Yesus, Anak manusia, menjadi Juruselamat bagi semua bangsa. Injil ini bermula dan berakhir di Yerusalem sebagai persiapan untuk penyebaran Injil ke segenap penyebaran Injil ke segenap penjuru dunia.

·         Yohanes: Injil ini mulai di sorga dengan firman Allah (Yesus), kekal, setara dan berama dengan Allah. Makna kedatangan Yesus sebagai manusia dijelaskan supaya pembaca menjadi percaya (20: 30,31).

 

2. Kitab Sejarah (Kis)

KisahPara Rasul: Lanjutan dari Luk. Kitab ini menceritakan perkembangan gereja mula-mula di Yerusalem pada hari Pentakosta (ketika Roh Kudus dicurahkan kepada murid-murid Yesus) sampai rasul Paulus (sebagai rasul kepada orang bukan Yahudi) masuk penjara di Roma, ibu kota dunia kafir.

1.      Surat-surat  Rasul (Rm s/d Flm)

·         Roma: penjelasan yang lengkap dan teratur tentang Injil yang diberitakan rasul Paulus. Surat ini sering dipakai Tuhan untuk membawa gereja kembali kepada Injil yang sebenarnya (Mis dalam kehidupanMartin Luther).

·         I dan II Korintus: Nasihat kepada jemaat yang menghadapi banyak soal, karena jemaat itu kurang mengerti bagaimana Injil harus diterapkan dalam hidup sehari-hari.

·         Galatia: menelanjangi ajaran palsu yang mengacaukan jemaat-jemaat Galatia.ada orang Kristen Yahudi yang mengajarkan, bahwa orang hanya diselamatkan kalau percaya kepada Yesus serta menuruti seluruh hukum Taurat (khususnya sunat). Paulus menekankan bahw kita diselamatkan hanyalah oleh iman kepada Yesus Kristus saja, dan tidak ada syarat lain.

·         Efesus: Memuat rencana penyelamatan Allah atau orang bukan Yahudi, dengan mempersatukan mereka (bersama semua orang percaya akan Yesus Kristus) dalam satu gereja, yaitu tubuh Kristus. Juga menyajikan petunjuk-petunjuk.

·         Filipi: Surat ini dikirimkan rasul Paulus dari penjara sebagai ucapan terima kasihnya kepada jemaat yang memberi sumbangan kepadanya. Pada saat itu Paulus tidak tahu apakah ia akan dibebaskan atau dihukum mati. Tapi ia menjelaskan bahwa hidup atau mati, hanya satulah tujuan hidupnya, yaitu mengenal Allah dalam Yesus Kristus dan berkenan kepada-Nya.

·         Kolose: Kemuliaan Yesus Kristus, kepada Gereja, jauh melebihi semua penguasa lain. Itulah tema suarat ini. kita disuruh mengarahkan pikiran kepada Kristus yang di sorga.

·         I dan II Tesalonika: kedua suratini dikirim tak lama sesudah Paulus menginjili jemaat Tesalonika. Maksudnyauntuk memperbaiki kesalahpahaman mereka, khusunya mengenai kedatangan Yesus kembali dan kebangkitan orang mati.

·         I dan II Timotius dan Titus: surat-surat ini dikirimkan kepada dua orang yang mewakili Paulus dalam pelayanan beberapa gereja. Paulus menuliskan  petunjuk-petunjuk pelayanan untuk mereka; untuk menguatkan iman, meningkatkan bakti dan kesetiaan mereka, sehingga ajaran yang benar diturunkan kepada generasi mendatang.surat-surat ini juga disebut ‘Surat Pengembalan’.

·         Filemon: Surat kepada orang Kristen di Kolose, dengan maksud meminta orang itu menerima kembali budaknya, Onesimus, yang melarikan diri ke Roma dan di situ menjadi Kristen.

 

3. Surat Umum (Ibr s/d Yud)

Surat-surat ini dinamakan ‘Surat Umum’ Karena tidak dialamatkan kepada gereja atau orang tertentu. Bukan Paulus yang menulis surat-surat ini.

·         Ibrani: Surat kepada orang Kristen Yahudi yang karena penganiayaan mau murtad dan kembali mmeluk agama Yahudi. Penyataan Allah dalm PL, supaya kemuliaan dan kelengkapan Injil ternyata dengan jelas.

·         Yakobus: Nasihat untuk hidup sehari-hari. Surat ini menekankan bahwa iman kita harus kita nyatakan dengan cara hidup yang baik.

·         I dan II Petrus: Petrus mengirimkan kedua surat ini kepada orang Kristen yang mulai mengalami penderitaan sebagai akibat dari imannya. Ia menasihatkan mereka untuk mengikuti teladan Yesus yang juga menderita, kendati Ia mutlak tidak berdosa.

·         I Yohanes: Surat ini menekankan bahwa dosa sangat bertentangan dengan pengakuan bahwa kita mengenal Allah dalam Yesus Kristus. Tidak ada hubungan antara terang dan gelap. Jika kita mengasihi Allah, maka kita akan mengasihi saudara-saudara kita. Ditulis agar orang percaya tahu bahwa mereka diselamatkan.

·         II dan III Yohanes: Kedua surat pendek ini dikirimkan kepada jemaat yang dikacaukan oleh pembawa ajaran palsu.

·         Yudas: Peringatan keras supaya kita tetap setia kepada Tuhan.

2.      Nubuat  (Wahyu)

 

·   Wahyu: Kitab ini memakai kiasan dari PL untuk menjelaskan latar belakang  perjalanan dunia ini. Yesus Kristus-lah yang menjadi Raja dunia dan kemenangan Allah terjamin. Kehendak Allah akan terjadi. Semua kuasa kegelapan, serta segala sesuatu yang bersifat dosa, akan dibinasakan. Orang Kristen akan selama-lamanya bersama dengan Tuhan di bumi dan disorga yang baru. Wahyu ditulis untuk menguatkan iman orang Kristen yang dianiaya.


 

Postingan populer dari blog ini

Sungguh Yesus adalah Anak Allah (Jumat Agung)

Yesus Kristus Adalah Tuhan

Tuhan Pemberi Nafas Kehidupan Yehezkiel 37:1–14