MELAYANI BUKAN UNTUK DILAYANI
Pdt. Juliman Harefa, S.Th.,
M.Div.,Th.M.[1]
PENDAHULUAN
Kalimat MELAYANI BUKAN UNTUK
DILAYANI sepintas kedengarannya sangat rohani, benar apabila dipahami dari
perspektif kehendak Tuhan Yesus bagi
murid-murid-Nya, tetapi bila diperhatikan konteks dari teks Firman Tuhan Markus
10:35-45 terlihat bahwa Tuhan Yesus sedang memberikan “kuliah” kepada
murid-muridnya terutama Yakobus dan Yohanes yang sangat berambisi untuk
“merebut” kekuasaan, dengan kata lain mereka menginginkan “kursi” yang bukan
diperuntukan bagi mereka, karena kuasa yang mereka inginkan adalah milik Tuhan
Yesus.
