Postingan

Nasihat untuk Kekudusan Hidup dan Ketaatan kepada Tuhan (Imamat 20:1-7)

Gambar
  Bahan PA:  Imamat 20:1-7 Pendahuluan Kitab Imamat. Kitab Imamat berisi peraturan mengenai kehidupan dan penyembahan umat Allah. Sebagian besar isinya berkaitan dengan imam-imam dari suku Lewi. Namun, pengulangan kalimat “Berbicaralah kepada orang Israel…” menunjukkan bahwa kitab ini ditujukan kepada seluruh umat Israel. Kitab Imamat merupakan bagian dari Pentateukh (lima kitab pertama Alkitab). Kitab Keluaran menceritakan bagaimana Allah membebaskan Israel dari Mesir dan mengikat perjanjian dengan mereka. Sementara itu, Imamat menjelaskan bagaimana kehidupan dan penyembahan umat perjanjian itu diatur. Kitab Imamat tidak secara eksplisit menyebutkan nama penulisnya. Sebagian besar isinya diyakini berasal dari firman Allah yang disampaikan kepada Musa di Gunung Sinai. Namun, waktu dan proses penyusunan akhir kitab ini tidak dapat dipastikan secara detail.   Isi Kitab Imamat. Kitab Imamat terutama berisi hukum dan peraturan. Namun, terdapat juga bagian naratif ...

Hidup Dalam Kekudusan (1 Pet. 1:13-16

Gambar
 Khotbah Minggu 12 April 2026 1 Petrus 1:13-16 13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. 14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, 15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. Pedahuluan Kitab 1 Petrus   mengajarkan orang percaya untuk memahami ajaran Kristen, hidup kudus, dan tetap setia di tengah penderitaan, dalam kehidupan orang percaya, kekudusan bukanlah pilihan tambahan, melainkan inti dari panggilan Kristen itu sendiri. Rasul Petrus, dalam 1 Petrus 1:13-16, menuliskan nasihat yang sangat penting kepada jemaat yang telah ia gambarkan sebelumnya sebagai umat yang menerima anugerah besar dari Allah. Melalui bagian ini, Petrus menunjukkan...

Tuhan Membangkitkan Orang Mati

Gambar
Paskah 2:  Yesaya 26:17-19 17 Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan,   menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN: 18 Kami mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan-akan kami melahirkan angin: kami tidak dapat mengadakan keselamatan   di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia. 19 Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati   akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah    bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah   kembali. Pendahuluan Paskah kita tidak hanya merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai kuasa Allah yang masih bekerja sampai hari ini. Namun realitas hidup sering kali berbeda. Ada saat-saat di mana kita sudah berdoa, berjuang, dan berharap, tetapi yang kita alami justru pender...

Yesus Bangkit pada Hari yang Ketiga

Gambar
  Khotbah:  PASKAH 1 Korintus 15:1-11 Pendahuluan Korintus, sebuah kota kuno di Yunani, dalam banyak hal merupakan kota metropolitan Yunani yang terkemuka pada zaman Paulus. Seperti halnya banyak kota yang makmur pada masa kini, Korintus menjadi kota yang angkuh secara intelek, kaya secara materi, dan bejat secara moral. Segala macam dosa merajalela di kota ini yang terkenal karena perbuatan cabul dan hawa nafsu. Bersama dengan Priskila dan Akwila (1Kor 16:19) dan rombongan rasulinya sendiri (Kis 18:5), Paulus mendirikan jemaat Korintus itu selama delapan belas bulan pelayanannya di Korintus pada masa perjalanan misinya yang kedua (Kis 18:1-17). Jemaat di Korintus terdiri dari beberapa orang Yahudi tetapi kebanyakan adalah orang bukan Yahudi yang dahulu menyembah berhala.  Setelah Paulus meninggalkan Korintus, berbagai macam masalah timbul dalam gereja yang masih muda itu, diantaranya adalah keraguan akan kepastian kebangakitan Tuhan Yesus pada hari yang ketiga. ...

Sungguh Yesus adalah Anak Allah (Jumat Agung)

Gambar
  Khotbah:   Jumaat Agung Matius 27: 45-56 45 Mulai dari jam dua belas kegelapan  meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. 46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku  ? 47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia." 48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam,   lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. 49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia." 50 Yesus berseru pula  dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci   terbelah dua   dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,  52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal b...

Kehendak Allah Bapa yang Jadi

Gambar
  Khotbah:   Kamis Putih Markus 14:32-42 Pendahuluan Taman Getsemani adalah tempat di mana kita melihat sisi kemanusiaan Yesus yang paling dalam sekaligus ketaatan-Nya yang paling sempurna. Di tempat ini, Yesus tidak sedang melakukan mujizat, tidak sedang mengajar orang banyak, tetapi sedang bergumul dalam doa menghadapi penderitaan yang akan datang.   Di sini kita belajar bahwa kehidupan orang percaya tidak lepas dari pergumulan, tekanan, dan pencobaan. Bahkan Yesus sendiri mengalaminya. Namun, yang membedakan adalah bagaimana kita meresponsnya. Apakah kita seperti murid-murid yang tertidur, atau seperti Yesus yang berdoa dan berserah kepada kehendak Bapa?   I. Yesus berdoa Pribadi di taman Getsemani (32-36) 32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa   ." 33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes   serta-Nya. Ia sanga...

Alat Musik Tradisional Nias (Penelitian)

Gambar
BAB I PENDAHULUAN                Penelitian ini adalah penelitian dosen STT BNKP Sundermann dalam upaya melaksanakan salah satu unsur dari Tri Dari Perguruan Tinggi di bidang pendidikan dan pengajaran yakni Penelitian Dosen, untuk meningkatkan kualitas sumber daya dosen khususnya di STT BNKP Sundermann.             Penelitian ini terinspirasi dari isi Alkitab   tentang   alat-alat musik yang digunakan dalam memuji dan memuliakan TUHAN khususnya kitab-kitab Perjanjian Lama sebagai landasan Alkitabiah dalam melakukan penelitian.           Dalam konteks masyarakat Nias sangat relevan untuk kontekstualisasi isi Alkitab yang berkaitan dengan alat-alat musik.    Masyarakat Nias memiliki ragam seni budaya yang tidak lepas dengan penggunaan alat-alat musik termasuk hal-hal yang bersifat “pemujaan” .        ...