Postingan

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (1 Tawarikh 16:28-36)

  a Pendahuluan Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, setiap orang tentu pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidup. Ada saat ketika doa belum terjawab, usaha belum berhasil, kesehatan menurun, keluarga menghadapi pergumulan, dan masa depan terasa tidak pasti. Dalam keadaan seperti itu, sering kali ucapan syukur menjadi hal yang paling sulit dilakukan. Bibir lebih mudah mengeluh daripada memuji Tuhan. Namun firman Tuhan hari ini mengajarkan sesuatu yang sangat penting: syukur tidak bergantung pada keadaan, tetapi bergantung pada siapa Tuhan itu. Dalam 1 Tawarikh 16:28-36, umat Israel diajak untuk memuji dan bersyukur kepada Tuhan bukan karena hidup mereka selalu mudah, tetapi karena Tuhan itu baik, berkuasa, adil, dan kasih setia-Nya kekal selamanya. Ketika Daud membawa tabut Allah dan umat berkumpul memuji Tuhan, mereka sedang menyatakan bahwa Tuhan tetap layak dipuji dalam segala musim kehidupan. Demikian juga kita hari ini. Apa pun keadaan kita, selalu ada alasan untuk be...

Hatiku Bersukacita dan Jiwaku Bersorak-sorak (Kisah Para Rasul 2:22-28)

Khotbah Minggu 26 April 2026 Pendahaluan. Saudara-saudari terkasih, bagian firman Tuhan ini membawa kita kepada inti dari Injil: tentang Yesus dari Nazaret yang datang ke dunia, mati disalibkan, dan dibangkitkan oleh Allah. Dalam khotbah Rasul Petrus pada hari Pentakosta, ia menjelaskan bahwa semua yang terjadi atas Yesus bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari rencana Allah yang kekal. Yesus dinyatakan di tengah manusia melalui mujizat, tanda, dan kuasa Allah. Namun manusia menolak-Nya dan menyalibkan-Nya. Meski demikian, kematian bukan akhir dari cerita, sebab Allah membangkitkan Dia dan mematahkan kuasa maut. Kebangkitan Kristus menjadi bukti bahwa dosa, penderitaan, dan kematian tidak memiliki kemenangan terakhir. Nas ini juga mengingatkan kita bahwa sejak dahulu Daud telah menubuatkan pengharapan akan Mesias yang tidak akan dibiarkan binasa. Di dalam Kristus, kita menemukan jalan kehidupan, sukacita sejati, dan pengharapan yang kokoh. Melalui firman ini, kita diajak untuk meliha...

Mengenal Alkitab

  Oleh: Pdt. Juliman Harefa Alkitab terdiri dari 66 kitab, yang dimana terdiri dari 2 perjanjianyaitu Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB). Kitab PL terdiri dari 39 kitab dan kitab PB terdiri dari 27 kitab.   Kitab Perjanjian Lama Kitab ini menyatakan perjanjian anugerah Allah sebelum kedatangan Yesus Kristus ke dalam dunia ini. yang menjadi pertanyaannya ialah apa yang merupakan perjanjian lama? Allah memberikan perjanjian-Nya khusus kepada satu bangsa, yaitu keturunan Abraham, yang kemudian disebut orang Ibrani atau bangsa Israel atau orang Yahudi. Allah memutuskan untuk menyatakan diriNya kepada segenap umat manusia melalui bangsa itu. Allah menentukan hal ini karena kasih-Nya kepada mereka, bukan karena mereka lebih baik dari bangsa lain. Allah berjanji kepada mereka bahwa: (a) Ia akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat milik Allah sendiri; (b) Tanah kanaan (yang juga disebut Palestina, Israel atau ...